Pages

Jumat, 04 Juni 2010

Riset Akuntansi_Softskill_Membuat Resume dari Tulisan/Jurnal 2_

Nama : Bramantyo A.W

Kelas : 3EB05

NPM : 21207388

Tugas : Riset Akuntansi_Softskill_Membuat Resume dari Tulisan/Jurnal 2_

Sumber: Majalah AI (AKUNTAN INDONESIA) Edisi No.21/Tahun III/November 2009


RESUME



Judul Tulisan : “MERENOVASI SENJATA PEMERIKSAAN DARI BAYANGAN DI BALIK CERMIN”


Penulis : M. Yusuf John (Auditor BPK RI)




Melihat perubahan secara jernih sejak awal keberadaannya, BPK diberi amanat UUD untuk memeriksa pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara. Namun masih saja kita menemukan adanya kelemahan dan kekurangan yang dipandang wajar. Oleh karenanya, kita harus bijak dalam memandang kelemahan dan kekurangan tersebut yang dapat terjadi karena faktor berikut:

1. Perubahan situasi dan kondisi lapangan termasuk dinamika ketentuan peraturan perundang-undangan.

2. Perubahan atas harapan publik.

3. Perubahan pengetahuan dan pembelajaran dari pengalaman.

Oleh karenanya tidak ada salahnya kita bercermin atas apa yang telah dilakukan. Sadar bukan hanya sekedar tahu tetapi ada upaya merenovasinya untuk mengungkap misteri masa depan dengan becermin pada histori masa lalu.

Dalam suatu pemeriksaan, pemeriksa memerlukan 3 hal yang harus dipahami, yaitu standar pemeriksaan, sistem pemeriksaan, dan kriteria pemeriksaan.

SPKN (Standar Pemeriksaan Keuangan Negara) harusnya mengatur sendiri selama sektor public dan sektor privat masih berbeda. Sektor publik kita (dhi pemerintahan) akan sangat berbeda pula dengan negara lain. Oleh karenanya jangan takut berbeda.

Alasan pemeriksa perlu memahami tiga senjata pemeriksa:

1. Agar dapat memenuhi harapan pengguna dan meningkatkan kepercayaan.

2. Agar pemeriksaan kita harmonis, singkron dan tidak berbeda-beda.

3. Agar hasil pemeriksaan tepat dan jelas sesuai dengan kondisi yang seharusnya.

Riset Akuntansi_Softskill_Membuat Resume dari Tulisan/Jurnal 1_

Nama : Bramantyo A.W
Kelas : 3EB05
NPM : 21207388
Tugas : Riset Akuntansi_Softskill_Membuat Resume dari Tulisan/Jurnal 1_
Sumber: Majalah AI (AKUNTAN INDONESIA) Edisi No.13/TahunII/Desember 2008

RESUME


Judul Tulisan : “MENGELOLA ASSET SAHAM SAAT TERJADI KRISIS EKONOMI”
Penulis : Ami Sudarmy Alwi


Krisis keuangan di AS (Amerika Serikat) berawal dari krisis subrime mortgage atau sering disebut krisis kredit property. Krisis AS itu sedemikian cepat mewabah pada aktifitas pasar modal global, sehingga para investor mengalami kegamangan dalam menghitung, menjaga nilai assetnya jangan sampai turun secara drastis. Penurunan harga saham itu, tentu juga menurunkan asset yang dimiliki baik oleh investor individu maupun investor koorporasi, karena harga saham terus jeblok. Itulah sebabnya Dirut Bursa Efek Indonesia (BEI), Ery Fermansyah, mengambil langkah tidak popular dalam sejarah Bursa Efek di Indonesia yakni menghentikan penjualan saham sementara (suspend). Tujuannya, menahan jangan sampai asset berupa saham milik individu maupun perusahaan jatuh menjadi “sampah”.
Pemerintah Indonesia saat ini tengah dan akan terus melakukan berbagai langkah antisipasi dan mengambil langkah responsif dalam membendung dampak krisis keuangan AS agar asset yang sudah liquid jangan sampai merosot tajam seperti yang terjadi di pasar saham berbagai negara. Pengertian asset juga dapat disebuat aktiva berwujud yang memiliki umur yang lebih panjang dari satu tahun. Asset berupa saham, saat ini terancam menjadi “sampah”. Perlindungan asset terhadap saham sebaiknya tidak dilakukan penjualan. Jika dalam bayangan situasi ekonomi akan segera pulih dan mempunyai dana investasi yang “nganggur” justru saat tepat untuk membelinya.
Oleh karena itu, semestinya harus ada aturan yang berlaku bahwa pengelolaan asset secara tidak serius, investor yang sengaja merusak harga saham yang menyebabkan kerugian keuangan kepada sebagian besar masyarakat dan negara, dapat diberikan sanksi berat, karena hal itu termasuk kejahatan bidang ekonomi.

Riset Akuntansi_Softskill_Membuat Abstraksi dari Penelitian Ilmiah dengan Bhs Sendiri_

Nama : Bramantyo A.W

Kelas : 3EB05

NPM : 21207388

Tugas : Riset Akuntansi_Softskill_Membuat Abstraksi dari Penelitian Ilmiah dengan Bhs Sendiri_

ABSTRAK

ARDIANSYAH NUGRAHA

Pengendalian Biaya Operasi Dalam Rangka Mengoptimalkan Laba OPERASI pada PT Pelita Air Sevice

PI, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Gunadarma, 2009.

Kata Kunci : Pengendalian Biaya, Biaya Operasi, Laba Operasi

(vii+46 halaman)

Dalam akuntansi biaya , proses akuntansi ditujukan untuk mengumpulkan, menggolongkan, dan menyajikan data biaya yang telah terjadi di masa lalu (biaya historis) serta salah satu tujuan pokoknya adalah pengendalian biaya. Pengendalian biaya dapat dilakukan dengan cara membandingkan antara biaya yang seharusnya dikeluarkan dengan biaya sesungguhnya. Pengendalian biaya memerlukan patokan atau standar sebagai dasar yang dipakai sebagai tolok ukur pengendalian. Biaya yang dijadikan sebagai tolok ukur dalam pengendalian ini disebut sebagai biaya standard.

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui sejauh mana peran pengendalian biaya khususnya biaya operasi dalam aktivitas produksi suatu perusahaan, mengetahui proses pelaksanaan pengendalian biaya perusahaan, dan pengaruh pengendalian biaya terhadap pengoptimalan laba operasi.

Dalam penelitian ini, penulis melakukan analisis pengendalian biaya dalam rangka mengoptimalkan laba operasi dengan mengunakan analisis selisih biaya agar mengetahui penyimpangan biaya yang terjadi. Setelah melakukan perhitungan dan analisis, ternyata PT Pelita Air Service memperoleh laba yang dihasilkan dari operasionalnya sebesar Rp 42.336.000.000,-. Hal ini dikarenakan pengendalian biaya operasi berjalan dengan baik, efektif dan efisien.


Riset Akuntansi_Softskill_Membuat Abstraksi dari Jurnal Akuntansi dengan Bhs Sendiri_

Nama : Bramantyo A.W
Kelas : 3EB05
NPM : 21207388
Tugas : Riset Akuntansi_Softskill_Membuat Abstraksi dari Jurnal Akuntansi dengan Bhs Sendiri_

ABSTRAK

Yusye Milawaty
ANALISIS PERGERAKAN HARGA SAHAM PT. ANTM-ANEKA TAMBANG TBK DI BURSA EFEK INDONESIA DENGAN METODE CAN SLIM
Jurnal Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Gunadarma 2010
Kata Kunci : Saham, Metode CAN SLIM

Bursa saham merupakan ladang yang sangat potensial untuk kita menanam modal. Walaupun tingkat resiko kerugian dalam investasi saham cukup besar, para investor masih banyak yang berburu saham yang berpotensi meraup deviden cukup besar untuk memaksimalkan keuntungan dalam investasi modal pada saham. Dibutuhkan sebuah pengetahuan untuk melakukan analisis pergerakan harga saham. Analisis ini berguna dalam menentukan waktu yang tepat untuk menjual ataupun membeli saham agar mendapatkan keuntungan yang maksimal. Metode CAN SLIM adalah suatu metode yang dapat digunakan untuk mengukur pergerakan harga saham. Berdasarkan analisis Metode CAN SLIM pergerakan harga saham PT, ANTAM dinyatakan bergerak kearah positif.

Kamis, 03 Juni 2010

Riset Akuntansi_Komponen Jurnal Akuntansi_

Nama : Bramantyo A.W
Kelas : 3EB05
NPM : 21207388
Tugas : Riset Akuntansi_Komponen Jurnal Akuntansi_
1. Hasil Penelitian akuntansi yang berbentuk jurnal akuntansi yang saya sukai, yaitu :
Judul : “ANALISIS PERGERAKAN HARGA SAHAM PT. ANTM-ANEKA TAMBANG TBK DI BURSA EFEK INDONESIA DENGAN METODE CAN SLIM”
Penulis : Yusye Milawaty
Tanggal Penerbitan : 15 April 2010
Nama Buletin : UG Jurnal
Volume : 4
Halaman : 18 - 21

2. Komponen dalam Jurnal tersebut yaitu:

* PENDAHULUAN
* LANDASAN TEORI
- Saham
- Jenis Saham
- Index LQ45
- Metode CAN SLIM
* METODOLOGI PENELITIAN
- Rasio Laba Terhadap Saham Beredar (EPS)
- Rasio Harga Saham Terhadap Laba Perlembar Saham
- Rasio Harga Saham Terhadap Pertumbuhan Laba Perseroan (PEG Ratio)
* PEMBAHASAN
- Current Quartely Earning per Share dan Annual Earnings
- New Product, New Management, New Highs
- Supply and Demand
- Leader and Laggard
- Institusi Sponsorship
- Market Direction
- Rasio Harga Saham Terhadap Pertumbuhan Laba Perseroan (“PEG Ratio”)
* KESIMPULAN
* DAFTAR PUSTAKA

3. Penelitian akuntansi yang berupa jurnal akuntansi ini dapat digunakan untuk menganalisa pergerakan saham sebuah perusahaan agar dapat dikatakan baik, cukup baik maupun dapat dikatakan buruk selain itu penelitian ilmiah ini juga dapat menilai produk baru, manajemen baru, gagasan baru atau setidaknya langkah baru yang besar untuk memajukan sebuah perusahaan. Bagi para broker penelitian ini dapat dijadikan pedoman untuk memiliki saham sebuah perusahaan dan bagi mahasiswa penelitian ini juga dapat dijadikan acuan untuk penulisan ilmiah maupun skripsi.

Riset Akuntansi_Softskill_Komponen Penulisan Ilmiah_

Nama : Bramantyo A.W

Kelas : 3EB05

NPM : 21207388

Tugas : Riset Akuntansi_Softskill_Komponen Penulisan Ilmiah_


1. Hasil Penelitian akuntansi yang berbentuk Penulisan ilmiah


Judul : “PENGENDALIAN BIAYA OPERASI DALAM RANGKA MENGOPTIMALKAN LABA OPERASI PADA PT PELITA AIR SERVICE”

Penulis : Ardiansyah Nugraha


2. Komponen dalam Penulisan ilmiah tersebut yaitu:

* Halaman Judul PI tersebut yaitu: Pengendalian Biaya Operasi Dalam Rangka Mengoptimalkan Laba Operasi Pada PT. Pelita Air Service.

* Adanya lembar pengesahan yang berisi tanggal sidang dan tanda tangan dari dosen pembimbing, koordinator PI fakultas, dan ketua jurusannya.

* Abstraksi dari PI mencakup isi, latar belakang, tujuan dan kesimpulannya.

* Kata Pengantar

* Daftar Isi

* Bab I dari PI tersebut adalah Pendahuluan yang terdiri dari :
1. 1 Latar Belakang

1. 2 Rumusan dan Batasan Masalah

1.2.1 Rumusan Masalah

1.2.2 Batasan Masalah

1. 3 Tujuan Penelitian

1. 4 Manfaat Penelitian

1. 5 Metode Penelitian

1.5.1 Objek Penelitian

1.5.2 Data/Variabel

1.5.3 Metode Pengumpulan Data / Variabel

1.5.4 Alat Analisis yang Digunakan

* Bab II dari PI tersebut adalah Landasan Teori :
2.1 Kerangka teori

2.1.1 Pengertian Akuntansi Biaya

2.1.2 Definisi Biaya

2.1.3 Penggolongan Biaya

2.1.4 Pengendalian Biaya

2.1.5 Laba

2.2 Kajian Penelitian Sejenis

* Bab III dari PI tersebut adalah Metodelogi Penelitian :

3.1 Objek Penelitian

3.2 Data / Variabel yang digunakan

3.3 Metode Pengumpulan Data / Variabel

3.4 Alat Analisis yang Digunakan

* Bab IV dari PI tersebut adalah Pembahasan :

4.1 Data / Objek Penelitian

4.1.1 Sejarah Singkat Perusahaan

4.1.2 Struktur Organisasi dan Uraian Tugas

4.1.3 Kegiatan Usaha Perusahaan

4.1.4 Data yang diperoleh dari PT Pelita Air Service

4.2 Hasil / Pembahasan

4.2.1 Hasil Penelitian dan Perhitungan

4.2.2 Analisis Masalah

4.3 Ringkasan Hasil Penelitian

* Bab V dari PI tersebut adalah Penutup :

5.1 Kesimpulan

5.2 Saran

* Daftar Pustaka

3. Penelitian akuntansi yang berupa Penelitian Ilmiah ini dapat digunakan untuk mengetahui praktik pengeluaran biaya operasi berjalan secara efisien dan efektif atau sebaliknya.

Senin, 15 Februari 2010

AUDIT LINGKUNGAN

AUDIT LINGKUNGAN


Dalam Kebijakan Lingkungan yang kami anut, kami memiliki komitmen agar perusahaan kami melakukan audit internal maupun eksternal terhadap lingkungan secara berkala guna mengevaluasi kepatuhan, sistem pengelolaan dan praktik-praktik kami terhadap lingkungan. Audit lingkungan yang dilakukan PT Freeport Indonesia (PTFI) menghasilkan informasi bagi para manajer kami tentang kinerja lingkungan saat ini serta membantu mengidentifikasi peluang-peluang perbaikan. PTFI menanggapi hasil audit-audit tersebut dengan rencana kerja untuk mengimplementasikan usulan yang diajukan oleh para auditor. Pada tahun 2005 telah dilakukan tiga audit terhadap lingkungan.

  • Perwakilan dari Crescent Technology Inc. yang mewakili Dewan Direksi dan pimpinan senior Freeport-McMoran Copper & Gold Inc. melakukan audit terhadap kegiatan PTFI sebagai bagian dari program tahunan audit internal perusahaan.
  • International Certification Services Division dari Societe Generale de Surveillance (SGS), sebuah organisasi registrasi dan sertifikasi ISO 14001 dari Jenewa, Swiss yang mempunyai kantor di Indonesia, telah melakukan audit pengawasan terhadap sistem pengelolaan lingkungan PTFI. Audit tersebut merupakan salah satu persyaratan dalam mempertahankan sertifikasi ISO 14001. ISO (International Standardization Organization) 14001 memberi pendekatan sistematis kepada perusahaan-perusahaan untuk melakukan pengelolaan lingkungan yang efektif dan peningkatan yang berkesinambungan. PTFI merupakan salah satu kegiatan pertambangan pertama di Indonesia yang berhasil meraih penghargaan tersebut ketika dianugerahi sertifikasi ISO 14001 pada Desember 2001 atas kegiatan pertambangan dan pengolahan bijih kami.
  • Sesuai protokol ISO 14001, peninjauan ulang wajib dilakukan secara berkala oleh lembaga sertifikasi tersebut guna menentukan status kepatuhan serta mengkaji kelayakan untuk mempertahankan sertifikasi tersebut. PTFI telah menjalani tinjauan ulang setiap tahun dari tahun 2002 hingga 2005 melalui audit pengawasan dan/atau sertifikasi ulang yang dilakukan oleh lembaga sertifikasi SGS. Setiap audit tersebut memberi verifikasi bahwa Sistem Pengelolaan Lingkungan PTFI masih memenuhi persyaratan standar ISO 14001. Keberhasilan tersebut menunjukan komitmen kuat kami untuk melakukan pengelolaan lingkungan yang efektif dalam kegiatan kami.
  • Sebuah audit independen eksternal tiga tahunan terhadap lingkungan telah dilakukan oleh Montgomery Watson Harza dalam rangka memenuhi salah satu komitmen PTFI yang tertuang dalam dokumen Analisa Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) yang telah disetujui Pemerintah Indonesia pada tahun 1997. Audit tersebut menyimpulkan bahwa kegiatan pertambangan PTFI "termasuk kegiatan terbesar di dunia dengan tingkat tantangan dan kerumitan lingkungan yang terbesar pula" dan bahwa "praktik-praktik pengelolaan lingkungan yang dilakukan oleh perusahaan tersebut masih tetap didasarkan atas (dan dalam beberapa hal mewakili) praktik-praktik pengelolaan terbaik untuk industri internasional penambangan tembaga dan emas."

Auditor Montgomery Watson Harza membahas pengelolaan tailing dengan anggota tim lingkungan hidup PT Freeport Indonesia di daerah pengendapan.

Sistem pengelolaan lingkungan kami juga mencakup program inspeksi lingkungan yang dilakukan secara internal sepanjang tahun. Inspeksi-inspeksi tersebut dilakukan pada hampir 400 sarana, termasuk milik perusahaan kontraktor dan privatisasi, mulai dari tambang Grasberg hingga pelabuhan. Tujuannya adalah untuk menilai kepatuhan seluruh sarana terhadap sistem pengelolaan lingkungan kami. Hasil inspeksi tersebut menjadi ukuran bagi kinerja lingkungan kami serta menjadi dasar untuk menentukan perbaikan secara terus menerus. Hasil-hasil tersebut pun menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan bonus karyawan, sehingga merupakan insentif tambahan bagi tenaga kerja kami untuk memelihara tingkat kinerja lingkungan yang tinggi.

Kesimpulan saya mengenai artikel diatas adalah:

Audit tersebut pun menyimpulkan, bahwa program pengelolaan tailing PTFI "masih merupakan pilihan pengelolaan tailing yang paling sesuai dengan kondisi topografi dan iklim di lokasi tersebut yang unik, dengan dampak dan risiko terhadap lingkungan yang jauh lebih rendah" dibanding alternatif lain. Para auditor dari Montgomery Watson Harza pun mengajukan beberapa rekomendasi perbaikan pada pengelolaan lingkungan PTFI, dan rekomendasi tersebut tengah diimplementasikan saat ini.

Tujuannya audit lingkungan ini adalah menilai kepatuhan seluruh sarana terhadap sistem pengelolaan lingkungan. Hasil inspeksi tersebut menjadi ukuran bagi kinerja lingkungan serta menjadi dasar untuk menentukan perbaikan secara terus menerus. Hasil-hasil tersebut pun menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan bonus karyawan, sehingga merupakan insentif tambahan bagi tenaga kerja untuk memelihara tingkat kinerja lingkungan yang tinggi.

Sumber :

http://www.ptfi.com/environment/audit_lingkungan.asp

Nama : Bramantyo A.W

NPM : 21207388

Kelas : 3EB05

Mata Kuliah : Pemeriksaan Akuntansi 2

Dosen : Reny Nur’ainy